Dalam waktu dekat, Carney berencana untuk mengunjungi Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, setelah keduanya mengundangnya.
“Saat kita melakukan itu, kita harus memperkuat mitra dagang kita dan meningkatkan keamanan kita,” kata Carney.
Trump sebelumnya mengenakan tarif 25% pada produk baja dan aluminium Kanada dan mengancam akan mengenakan tarif lebih besar pada semua barang Kanada pada 2 April. Ia bahkan mengeluarkan ancaman untuk melakukan pemaksaan ekonomi dan menyatakan bahwa perbatasan itu hanyalah garis fiktif. Carney menyebutkan gagasan tersebut sebagai “gila.”
Baca Juga : Amerika Serang Houthi di Yaman
Perang dagang yang dipicu oleh Trump dan ancamannya untuk menjadikan Kanada negara bagian AS ke-51 telah memicu kemarahan di kalangan warga Kanada. Mereka telah menunjukkan protes, seperti mencemooh lagu kebangsaan AS di acara olahraga dan menghindari barang-barang buatan AS.
Carney mengungkapkan bahwa ia pernah berinteraksi dengan Trump di pertemuan puncak G7 dan G20 selama masa kepresidenannya. “Kami memiliki beberapa pengalaman bersama. Saya pernah bekerja di sektor swasta dan sektor properti. Kami berdua ingin melindungi negara kami, dan kami tahu dari pengalaman bahwa kita bisa menemukan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak,” kata Carney.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
