Sementara itu, Partai Konservatif yang beroposisi berencana menjadikan pemilu kali ini sebagai kesempatan untuk mengkritik Trudeau, yang popularitasnya menurun karena lonjakan harga pangan, perumahan, dan imigrasi.
Namun, setelah bertahun-tahun stabilitas hubungan bilateral dengan AS, pemilihan pemimpin Kanada selanjutnya kemungkinan akan lebih fokus pada siapa yang paling mampu menghadapi tantangan dari negara tetangga tersebut.
“Dia akan melakukannya dengan sangat baik. Carney dihormati di kancah internasional,” kata mantan Perdana Menteri Jean Chrétien kepada wartawan pada Jumat. Namun, ia juga mengingatkan, “Tidak ada solusi instan untuk situasi ini. Kita belum pernah melihat seorang presiden AS yang bisa berubah pendapat setiap lima menit.” ungkapnya. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
