SN – Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyampaikan kepada para pemimpin yang hadir dalam pertemuan puncak Nato, Minggu (02/03/2025), terkait perang di Ukraina bahwa mereka perlu memperkuat dukungan dan terus mendukung Kyiv serta menghadapi “momen langka” demi menjaga keamanan Eropa.
Starmer berkomitmen untuk menyediakan lebih banyak persenjataan guna mempertahankan Ukraina, dengan mengumumkan bahwa Inggris akan mengalokasikan dana sebesar 1,6 miliar poundsterling (sekitar 2 miliar dolar AS) untuk mendanai ekspor 5.000 rudal pertahanan udara.
Tuntutannya kepada sekutu-sekutu Eropa (NATO) untuk meningkatkan anggaran persenjataan mereka demi memperkuat pertahanan diri mereka sendiri serta pertahanan Ukraina, bukanlah pertanda bahwa ia menganggap Amerika Serikat sebagai sekutu yang tidak dapat diandalkan. Menurutnya, tidak ada dua negara yang memiliki hubungan seerat Inggris dan AS.
“Satu hal yang dapat kita pelajari dari sejarah adalah bahwa jika terjadi konflik di Eropa, dampaknya akan sampai ke pantai kita,” ujar Starmer.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
