Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Babak Baru Pencarian Malaysia Airlines MH370

malaysia
Puing-puing dari penerbangan Malaysia Airlines MH370, serpihan sayap yang ditemukan di Pulau Pemba, Tanzania, terlihat dipajang selama acara 5 Tahun Mengenang pada tanggal 3 Maret 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Kami sangat lega dan senang bahwa pencarian dilanjutkan lagi setelah jeda yang begitu lama,” kata Grace Nathan, 36 tahun, warga Malaysia yang kehilangan ibunya dalam kecelakaan pesawat naas itu.

Baca Juga : Asteroid “Pembunuh Kota” Bukan Lagi Ancaman

Pada bulan Desember, Anthony mengatakan pencarian baru tersebut akan menggunakan prinsip “tidak ditemukan, tidak dikenakan biaya” seperti pencarian Ocean Infinity sebelumnya, di mana pemerintah hanya akan membayar jika menemukan pesawat tersebut.

Kontrak tersebut berlaku selama 18 bulan dan Malaysia akan membayar $70 juta kepada perusahaan tersebut jika pesawat itu ditemukan.

Ocean Infinity, yang berkantor pusat di Inggris dan Amerika Serikat, melakukan perburuan yang tidak berhasil pada tahun 2018. Upaya pertama perusahaan tersebut menyusul pencarian besar-besaran yang dipimpin Australia terhadap pesawat tersebut yang berlangsung selama tiga tahun sebelum dihentikan pada bulan Januari 2017.

Pencarian tersebut meliputi wilayah seluas 46.300 mil persegi di Samudra Hindia tetapi hampir tidak menemukan jejak pesawat, hanya beberapa bagian puing yang ditemukan.

Baca Juga :  5 Jenasah ditemukan Dalam Pencarian Kapal Pesiar Bayesian Yang Tenggelam di Italia
  • Bagikan