Kecelakaan itu menewaskan 179 dari 181 penumpang dan awak pesawat. Para penyelidik telah menemukan darah bebek dan bulu di kedua mesin pesawat, tetapi belum dapat memastikan apa yang menyebabkan kecelakaan itu.
“Setelah tragedi pesawat penumpang Jeju Air, kecelakaan penerbangan tambahan telah terjadi, dan kami merasa sangat berduka cita kepada para penumpang dan masyarakat,” kata menteri transportasi Park Sang-woo dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.
Kecelakaan Selasa malam itu menyebabkan hampir separuh badan pesawat terbakar tetapi sayap dan mesin pesawat tetap tidak rusak, kata kementerian, seraya menambahkan bahwa penyebab kebakaran sedang diselidiki.
“Belum pasti kapan kami dapat mengungkapkan hasil investigasi penyebab kebakaran tadi malam,” kata juru bicara kementerian.

Gambar dramatis dari media lokal pada Selasa malam menunjukkan pesawat dilalap api, dengan asap tebal mengepul dari bagian dalam pesawat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









