Pesawat tergelincir, menabrak tembok beton di Korea Selatan tewaskan 179 orang

pesawat
Petugas pemadam kebakaran melakukan operasi pemadaman pada pesawat yang keluar landasan pacu dan terbakar di Bandara Internasional Muan di Muan, Korea Selatan, pada hari Minggu. (Yonhap)

“Mungkin mereka tidak punya waktu untuk menurunkan roda pendaratan dengan alat bantu karena keterbatasan atau tidak adanya tenaga dari mesin,” kata John Cox

Ia mengatakan pesawat tersebut awalnya tampak terkendali di landasan pacu dan melambat, “dan akan berhenti jika tembok itu tidak ada di sana.”

Cox mengatakan, berdasarkan standar internasional, bandara seharusnya memiliki area yang jelas di ujung landasan pacu sehingga “jika sebuah pesawat lepas landas, ia tidak akan menabrak apa pun.”

“Mesin pesawat dibuat untuk menahan banyak hal, termasuk benturan burung,” kata  Butterworth-Hayes  kepada AFP. “Namun jika burung-burung tersebut sangat besar, mereka berkumpul dalam kawanan dan jumlahnya banyak, bahkan mesin jet modern pun kesulitan melewatinya.”

Pesawat hancur total

Lee Jeong-hyeon, kepala stasiun pemadam kebakaran Muan, mengatakan dalam jumpa pers di televisi bahwa pesawat hancur total, hanya bagian ekornya yang masih bisa dikenali di antara reruntuhan. Lee mengatakan bahwa petugas sedang menyelidiki berbagai kemungkinan penyebab kecelakaan, termasuk apakah pesawat itu ditabrak burung.

  • Bagikan
Exit mobile version