Hamas menyatakan bahwa Israel bertanggung jawab atas pelanggaran gencatan senjata ini dan menuntut pertanggungjawaban atas dampaknya terhadap warga sipil dan sandera yang tersisa.
Disisi lain Israel menuduh Hamas tidak mau bernegosiasi untuk pembebasan sandera, sebagai perbandingan jumlah sandera yang dibebaskan Israel mencapai ribuan orang, dibandingkan Hamas yang hanya berjumlah puluhan orang.
Serangan ini terjadi setelah hampir dua bulan gencatan senjata yang memungkinkan pembebasan puluhan sandera oleh Hamas. Namun, kedua belah pihak belum sepakat tentang langkah berikutnya dalam proses gencatan senjata yang bertujuan untuk membebaskan sandera yang tersisa dan mengakhiri perang. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
