Pihak berwenang China telah meluncurkan penyelidikan terhadap masalah keamanan pangan setelah media domestik mengungkapkan, bahwa sebuah perusahaan milik negara, Sinograin, telah menggunakan kapal tanker yang membawa bahan bakar untuk mengangkut minyak goreng.
Menurut Beijing News milik Partai Komunis Tiongkok, kontainer-kontainer ini tidak dibersihkan setelah dimuat. Konglomerat swasta Hopefull Grain and Oil Group juga disebut dalam laporan tersebut.
Pengemudi truk lain yang diwawancarai untuk laporan tersebut mencatat bahwa, dalam upaya menghemat biaya seringkali truk tangki ini tidak dibersihkan sebelum mengangkut cairan yang dapat dimakan seperti minyak goreng, minyak kedelai, dan sirup di Tiongkok. Beberapa produsen minyak goreng juga tidak memeriksa atau memastikan secara ketat apakah tangki tersebut bersih atau tidak, demikian dilaporkan Beijing News.
Seorang pengemudi tanker mengatakan bahwa ini adalah “rahasia umum” dalam industri transportasi tanker, makanan dan cairan kimia diangkut secara bergantian tanpa sterilisasi atau pembersihan, “Artinya, orang-orang Tiongkok akan takut makan di luar, mereka tidak mau makan di restoran,” kata Shaun Rein, pendiri China Market Research Group.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
