Venezuela Setuju Terima Warga Negaranya Yang dideportasi Amerika

deportasi
Menteri Dalam Negeri Venezuela Diosdado Cabello berjalan menuruni pesawat setelah kedatangan 311 migran Venezuela di Bandara Internasional Simon Bolivar di Maiquetia, Venezuela, pada 20 Maret 2025. Venezuela pada hari Kamis menerbangkan pesawat yang penuh dengan warganya dari Meksiko, sebagian besar dari mereka adalah migran yang menuju AS yang perjalanannya berakhir sebelum waktunya karena Washington menindak tegas imigran ilegal. (PEDRO MATTEY/AFP melalui Getty Images)

Tren de Aragua, yang telah terdaftar oleh Departemen Luar Negeri AS sebagai organisasi teroris asing, berasal dari penjara di Amerika Selatan. Para anggotanya ikut serta dalam eksodus besar-besaran warga Venezuela yang melarikan diri akibat kondisi ekonomi negara mereka yang memburuk.

Namun, pemerintahan Trump belum memberikan bukti konkret yang menunjukkan bahwa orang-orang yang dideportasi tersebut merupakan anggota Tren de Aragua atau telah terlibat dalam aktivitas kriminal di AS.

Disadur dari CBS News, sekitar 238 pria Venezuela dideportasi ke El Salvador pada akhir pekan lalu, dengan tiga penerbangan yang berbeda. Dari jumlah tersebut, 137 orang diidentifikasi sebagai “alien” dan dideportasi berdasarkan hukum abad ke-18 Amerika, sementara 101 lainnya melalui prosedur imigrasi biasa.

Dokumen yang diperoleh menunjukkan bahwa salah seorang yang dipulangkan, adalah seorang tukang cukur berusia 26 tahun, tidak memiliki catatan kriminal di AS, dan pejabat Venezuela juga menyatakan bahwa ia tidak memiliki catatan kriminal di sana.

  • Bagikan
Exit mobile version