“Tidak bisa kembali,” lanjutnya. “Jika Anda kembali, hasilnya akan sama saja seperti seratus tahun yang lalu.” ungkapnya.
Mengenai apakah pasukan AS akan dikirim ke Gaza, presiden berkata, “Sejauh menyangkut Gaza, kami akan melakukan apa yang diperlukan. Jika diperlukan, kami akan melakukannya.”
“Kami akan mengambil alih bagian itu,” imbuh Trump. “Kami akan mengembangkannya, menciptakan ratusan dan ribuan lapangan kerja, dan itu akan menjadi sesuatu yang bisa dibanggakan oleh seluruh Timur Tengah.”
Ketika ditanya oleh seorang wartawan, kewenangan apa yang dia miliki untuk mengambil alih suatu wilayah kedaulatan, Trump menjawab bahwa dia telah mempelajari masalah itu dengan saksama selama berbulan-bulan.
“Saya melihat posisi kepemilikan jangka panjang, dan saya melihatnya membawa stabilitas besar ke bagian Timur Tengah tersebut, dan mungkin seluruh Timur Tengah,” kata Trump.
Trump juga mengatakan keputusannya untuk mengambil alih Gaza “bukan keputusan yang dibuat dengan mudah,” dan ia mengklaim telah menerima pujian dari para pemimpin lain di Timur Tengah, meskipun ia tidak menyebutkan nama mereka. Netanyahu mengatakan tim Trump sedang mempertimbangkan pilihan-pilihan tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









