SN – Bagaimana Trump 2.0 (masa jabatan ke 2) akan berdampak pada ekonomi? Presiden terpilih Amerika Donald Trump akan menjabat pada 20 Januari 2025, menjanjikan berbagai campuran kebijakan, beberapa di antaranya pro-pertumbuhan ekonomi dan yang lainnya berisiko meningkatkan inflasi, bahkan beberapa di antaranya bisa dilakukan dengan pemaksaan secara geopolitik.
Trump, seperti semua presiden Amerika dapat melakukan banyak hal sendirian, tetapi beberapa rencana terbesarnya memerlukan undang-undang, termasuk di antaranya mempengaruhi kebijakan The FED.
Dalam beberapa tahun terakhir kita sudah melihat bagaimana ekonomi dunia berguncang dengan skala yang besar, pengangguran di prediksi akan terus bertambah di tahun 2025, karena banyak bisnis menarik diri dan gulung tikar setelah terpaan badai pandemi, sekalipun banyak yang tetap berusaha sekuat tenaga bertahan dan menahan diri dari PHK besar-besaran.
Inflasi mungkin tetap bisa di tekan selama masyarakat bisa terus berbelanja kebutuhan hidupnya, tapi tentu saja proses ini bisa terus berjalan selama mereka merasa aman dengan pekerjaan mereka.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









