SN, Jakarta — Kasus wabah penyakit mematikan dilaporkan terjadi di kapal pesiar MV Hondius yang tengah berlayar dari Ushuaia, Argentina, menuju Cape Verde di Samudra Atlantik. Peristiwa yang terungkap pada awal Mei 2026 ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia.
Informasi awal mencuat setelah otoritas kesehatan Afrika Selatan mengonfirmasi adanya wabah penyakit pernapasan akut berat. Dua korban dilaporkan meninggal, sementara satu pasien lainnya dirawat intensif di Johannesburg. Dari hasil pemeriksaan, pasien tersebut diketahui positif terinfeksi hantavirus, virus yang dapat memicu demam berdarah.
Kronologi kejadian bermula dari seorang penumpang berusia 70 tahun yang mengalami gejala saat masih berada di atas kapal. Ia kemudian meninggal dunia, dan jenazahnya dibawa ke Pulau Saint Helena di Atlantik Selatan. Tak lama kemudian, istrinya yang berusia 69 tahun juga jatuh sakit dan dievakuasi ke Afrika Selatan, namun nyawanya tidak tertolong setelah dirawat di rumah sakit di Johannesburg.
Kasus lain melibatkan seorang warga negara Inggris berusia 69 tahun yang turut dievakuasi ke Johannesburg dan kini menjalani perawatan di unit perawatan intensif. Sumber yang mengetahui kejadian ini menyebutkan bahwa pasangan asal Belanda termasuk di antara korban meninggal, sementara korban ketiga masih berada di atas kapal saat laporan dibuat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
