Cara memperbaiki kebiasaan buang air besar Anda
Hal yang paling dapat ditindaklanjuti dari penelitian ini adalah meningkatkan asupan serat , kata Bulsiewicz. “95% orang Amerika kekurangan serat,” lanjutnya. “Serat membantu menormalkan pergerakan usus dan membawa kita ke titik yang tepat di mana mikrobioma usus sehat secara optimal dan usus bergerak dengan kecepatan yang tepat, tanpa diare atau sembelit.”
Meningkatkan asupan air dan berolahraga secara teratur juga dapat meningkatkan frekuensi buang air besar Anda, demikian temuan penelitian. Sembelit ringan sering kali dapat diobati dengan langkah-langkah gaya hidup sederhana seperti mengonsumsi lebih banyak serat, minum air putih, dan lebih banyak berolahraga, kata Bulsiewicz.
Hal lain yang perlu diingat adalah mencatat seberapa sering Anda pergi ke kamar mandi. Menurut Bulsiewicz, penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa ada konsekuensi ketika frekuensi buang air besar Anda tidak normal.
Studi ini memberikan bukti awal bahwa menjaga frekuensi buang air besar yang “normal”, seperti antara tiga kali seminggu dan tiga kali sehari, penting untuk mengurangi risiko penyakit kronis, kata Gibbons.
Gibbons juga merekomendasikan mengoptimalkan pola usus Anda dengan:
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
