Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Stevanus Adrianto Passat mengatakan, kualitas pelayanan merupakan wujud nyata kehadiran Program JKN bagi masyarakat.
Kemudahan akses, kejelasan informasi, keamanan proses, dan kepastian solusi menjadi unsur penting yang menentukan pengalaman peserta.
“CX126 perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan perbaikan organisasi yang berkelanjutan,” tegas Stevanus.
Dengan demikian, keberadaan CX126 tidak semata untuk menentukan kantor cabang dengan nilai asesmen terbaik. Program tersebut juga menjadi mekanisme untuk mengidentifikasi mengapa sebuah kantor cabang mampu menghasilkan pelayanan yang lebih baik.
Persoalan berikutnya adalah bagaimana praktik terbaik tersebut diterapkan di tempat lain.
BPJS Kesehatan menilai keberhasilan pelayanan di satu kantor cabang seharusnya tidak menjadi capaian yang berdiri sendiri.
Praktik yang telah terbukti efektif perlu didokumentasikan, dipelajari, kemudian direplikasi di kantor cabang lainnya.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujo Waskito mengatakan, keberhasilan satu kantor cabang harus dapat menjadi inspirasi bagi kantor cabang lain.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








