SN – Studi terbaru menemukan otak manusia mengandung konsentrasi mikroplastik yang lebih tinggi daripada organ lain dan jumlahnya terus meningkat seiring waktu.
Dalam penelitian yang dipublikasikan pada hari, Senin(03/02/2025) di jurnal Nature Medicine, para peneliti dari University of New Mexico Health Sciences menemukan mikroplastik di otak manusia telah meningkat 50% selama 8 tahun terakhir. Mereka juga menemukan bahwa penderita demensia memiliki plastik hingga 10 kali lebih banyak di otak mereka dibandingkan orang lain.
Mikroplastik adalah pecahan kecil polimer terdegradasi yang ditemukan di lingkungan, termasuk udara, air, dan tanah kita. Penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan bahwa zat-zat ini telah masuk ke dalam tubuh manusia, karena hampir semua perabotan makanan saat ini terbuat dari bahan plastik.
Peneliti utama, ahli toksikologi Matthew Campen mengatakan, tingkat akumulasi yang mereka temukan mencerminkan meningkatnya jumlah sampah plastik di planet ini. Dia mengatakan dalam siaran pers bahwa temuan mereka harus memicu kekhawatiran tentang potensi dampak mikroplastik terhadap kesehatan manusia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
