Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pertamina Edukasi Anak-anak dengan Keterampilan Menyelamatkan Nyawa: Rifda Hanifah Praktikkan Teknik Penyelamatan Tersedak

pertamina-edukasi-anak-anak-dengan-keterampilan-menyelamatkan-nyawa-rifda-hanifah-praktikkan-teknik-penyelamatan-tersedak

Edukasi Menyelamatkan Nyawa untuk Anak-anak oleh Pertamina

Program edukasi ini adalah bagian dari komitmen Pertamina untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak berusia 9-15 tahun tentang cara-cara efektif dalam menghadapi situasi darurat. Acara ini juga melibatkan berbagai stan edukasi lainnya yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar tentang kesehatan dan keselamatan.

Dr. Niken, salah satu tenaga medis yang terlibat dalam acara ini, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membekali anak-anak dengan keterampilan dasar dalam menyelamatkan nyawa. “Kami ingin agar anak-anak berani mengambil tindakan saat terjadi keadaan darurat, serta mengajarkan mereka untuk tetap tenang dan tahu langkah-langkah yang harus dilakukan,” kata Dr. Niken.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pengenalan Berbagai Keterampilan Keselamatan

Selain teknik penyelamatan tersedak, anak-anak juga belajar berbagai keterampilan penting lainnya melalui stan-stan interaktif yang ada di acara ini:

  1. Stan Self-care: Mengajarkan pentingnya pola makan sehat dan kebersihan diri.
  2. Stan Tooth Fairy: Menyediakan edukasi tentang cara menyikat gigi yang benar untuk mencegah gigi berlubang.
  3. Stan Family to Rescue: Membekali anak-anak dengan keterampilan seperti Resusitasi Jantung Paru (RJP) dan cara menangani orang yang tidak sadarkan diri.

Selain itu, anak-anak juga diperkenalkan dengan cara mengenali keadaan darurat dan bagaimana menghubungi layanan gawat darurat seperti 119 atau 112. Dengan pendekatan yang edukatif dan menyenangkan, kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi situasi darurat dengan lebih cepat dan efektif.

Baca Juga :  Apa itu Virus HMPV dan Penanganannya
  • Bagikan