FK, Kabupaten Sikka terus berbenah dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakatnya. Salah satu langkah besar yang diambil adalah pembangunan Puskesmas Tuanggeo di Palu’E, yang akan menjadi pusat layanan kesehatan modern di wilayah kepulauan.
Dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2025 sebesar Rp 8 miliar, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan akses kesehatan bagi warga Palu’E dan sekitarnya.
Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Sikka, Petrus Herlemus, pembangunan Puskesmas Tuanggeo akan mengacu pada desain prototipe puskesmas modern yang dilengkapi dengan fasilitas lengkap.
Saat ini, pihaknya sedang dalam proses lelang konsultan perencana, yang akan menentukan aspek teknis pembangunan.
“Kami sedang menyeleksi konsultan perencana untuk menghitung secara detail anggaran pembangunan, terutama terkait biaya logistik yang lebih tinggi di Pulau Palu’E,” ujar Herlemus, Kamis (14/2/2025).
Selain pembangunan fisik, anggaran ini juga mencakup:
- Rp 6,8 miliar untuk konstruksi puskesmas
- Rp 803 juta untuk pengadaan ambulans
- Rp 390 juta untuk pembangunan bak penyediaan air bersih
- Rp 497 juta untuk pengadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
Pulau Palu’E memiliki tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur kesehatan. Akses transportasi yang terbatas, biaya logistik tinggi, serta keterbatasan material lokal menjadi faktor utama yang harus diperhitungkan dalam perencanaan proyek ini.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









