“Transportasi dari daratan ke Palu’E memerlukan perencanaan matang. Kami memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai spesifikasi dan tidak terkendala masalah teknis maupun non-teknis,” jelas Herlemus.
Dinas Kesehatan Sikka juga menggandeng tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pemerintah kecamatan dan desa agar pembangunan ini berjalan lancar. Dialog dan sosialisasi akan dilakukan untuk memastikan tidak ada hambatan non-teknis yang bisa mengganggu jalannya proyek.
“Kami akan turun langsung ke lokasi untuk berdialog dengan masyarakat dan membangun komitmen bersama demi kelancaran pembangunan,” tambahnya.
Dengan fasilitas modern dan tenaga medis yang kompeten, Puskesmas Tuanggeo diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan unggulan bagi masyarakat Palu’E. Layanan yang akan tersedia meliputi pemeriksaan umum, layanan gawat darurat, persalinan, imunisasi, serta fasilitas laboratorium dan farmasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu, agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









