Warisan Bung Hatta, Visi Tamansiswa. Indria menegaskan, proyek ini bukan semata-mata urusan ekonomi. Ini adalah bagian dari gerakan kebudayaan untuk mengembalikan perekonomian bangsa kepada rakyat sebagai pelaku utama.
“Koperasi Merah Putih adalah jembatan antara idealisme Bung Hatta dan praktik ekonomi masa kini. Gotong royong bukan slogan, melainkan sistem ekonomi yang harus dibangun ulang,” ujarnya.
Barata percaya bahwa momentum kebangkitan koperasi ini akan diperkuat oleh dukungan tokoh-tokoh nasional, seperti Meutia Hatta, dan keluarga besar Tamansiswa.
Dengan program strategis yang berpijak pada nilai-nilai luhur bangsa, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi catalyst munculnya ekonomi keadilan sosial di seluruh pelosok Nusantara.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
