Jakarta, SNC — Upaya penyelamatan kawasan konservasi Taman Nasional (TN) Tesso Nilo di Riau mencapai tonggak penting. Pemerintah, melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang dipimpin Menteri Nusron Wahid, secara tegas melakukan evaluasi dan pencabutan ratusan sertipikat yang tumpang tindih dengan kawasan hutan negara.
Langkah strategis ini bukan sekadar tindakan administratif, melainkan perjuangan panjang untuk mengembalikan hutan yang rusak akibat perambahan, konflik lahan, dan praktik mafia tanah, kembali ke fungsinya sebagai paru-paru alam dan habitat keanekaragaman hayati.
“Dari ratusan Sertipikat Hak Milik (SHM) yang kita temukan di kawasan Tesso Nilo, sebagian sudah dibatalkan. Sisanya masih dalam proses evaluasi. Prinsip kami sederhana: kawasan konservasi harus kembali ke pelukan alam, bukan dikuasai segelintir pihak,” tegas Menteri Nusron dalam kegiatan Penyerahan Penguasaan Kembali Kawasan Hutan, Rabu (09/07/2025), di Kejaksaan Agung, Jakarta.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
