Kepanikan Warga dan Langkah Antisipasi
Laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, getaran gempa dirasakan selama 2 hingga 3 detik di Kabupaten Berau.
Warga berhamburan keluar rumah mencari tempat aman. Beberapa penduduk di wilayah pesisir Batu Putih mengungsi ke daerah yang lebih tinggi, meskipun ancaman tsunami telah dikesampingkan oleh BMKG.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau terus memantau situasi dan memberikan edukasi kepada warga mengenai kesiapsiagaan menghadapi gempa susulan.
Kondisi Geologi dan Penyebab Gempa
Secara geologis, wilayah sekitar Berau terdiri atas batuan sedimen dan karbonat yang berumur Tersier, serta endapan aluvium. Struktur tanah yang relatif longgar di kawasan ini berpotensi memperkuat efek guncangan gempa.
Menurut Badan Geologi, wilayah ini didominasi oleh tanah lunak hingga sedang di dataran, serta tanah keras di area perbukitan. Gempa dangkal dengan kedalaman 10 km ini diperkirakan terkait dengan aktivitas sesar aktif, terutama Sesar Sangkulirang – Mangkaliat yang melintasi wilayah Berau.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
