Hari Lahir Pancasila Dirayakan dengan Anggun! CFD Depok Dimeriahkan Komunitas Berkebaya

Kontributor : Gus Din Editor: Redaksi
hari-lahir-pancasila-dirayakan-dengan-anggun-cfd-depok-dimeriahkan-komunitas-berkebaya

Sepanjang jalan CFD, banyak warga yang terpukau. Tak sedikit yang meminta foto bersama, anak-anak yang penasaran menyentuh kain kebaya, atau remaja yang dengan malu-malu bertanya: “Beli di mana, Bu?”

Momen seperti inilah yang diharapkan Komunitas Kebaya Ngoempoel: mengedukasi secara natural, menyentuh tanpa menggurui.

“Kami bukan selebriti, tapi kami ingin jadi inspirasi,” kata Ibu Yuli Gymbe dengan senyum berseri.

Pancasila dalam Langkah Perempuan

Di tengah tantangan modernisasi dan gempuran budaya asing, kebaya mungkin terdengar kuno bagi sebagian orang. Namun pagi itu, di Kota Depok, kebaya tampil sebagai simbol kekuatan—kekuatan perempuan, kekuatan budaya, dan kekuatan nilai-nilai luhur bangsa.

Hari Lahir Pancasila bukan hanya diperingati dengan upacara atau pidato resmi. Tapi juga bisa melalui kebersamaan, kesederhanaan, dan sepenggal cinta budaya yang ditunjukkan oleh perempuan-perempuan ini. Mereka membuktikan bahwa menjadi Indonesia bisa dimulai dari sehelai kain dan seutas niat.

  • Bagikan
Exit mobile version