Karhutla Ancam Way Kambas dan Arjuno-Welirang, BNPB Perkuat Pemantauan Titik Api dan Keselamatan Petugas

karhutla-ancam-way-kambas-dan-arjuno-welirang-bnpb-perkuat-pemantauan-titik-api-dan-keselamatan-petugas

Penanganan dilakukan melalui koordinasi antarpihak dan penyisiran kawasan terdampak. Pemantauan perkembangan api menjadi dasar untuk menetapkan prioritas pemadaman serta mengantisipasi penjalaran ke wilayah lain.

Kebakaran di kawasan pegunungan memiliki tantangan tersendiri, terutama ketika petugas harus bergerak di medan yang sulit dan memantau titik api yang tersebar. Oleh sebab itu, pembagian wilayah operasi dan pertukaran informasi antartim menjadi bagian penting dalam menjaga efektivitas penanganan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Data luas kebakaran dan jumlah titik api juga perlu dibaca sesuai waktu pembaruannya. Angka tersebut menggambarkan kondisi pada periode pelaporan, sehingga pemantauan lanjutan tetap dibutuhkan untuk mengetahui perubahan situasi di lapangan.

Ribuan Hektare di Kalimantan dan Sumatera Masih Ditangani

Di luar Way Kambas dan Arjuno-Welirang, BNPB mencatat 3.392 hektare lahan masih dalam penanganan di Kalimantan. Luas terbesar berada di Kalimantan Tengah, yakni 2.458 hektare, disusul Kalimantan Barat 884 hektare dan Kalimantan Selatan 52 hektare.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Banjir Masih Genangi 38 Ruas Jalan, BPBD DKI Jakarta Kerahkan Personel dan Siagakan Perahu Karet
  • Bagikan