Kepala BNPB Suharyanto Dukung Pegiat Lingkungan di Tukad Bindu

IMG 20240624 WA0036

Kemudian pada tahun 2013, komunitas “Gila Selingkuh” terbentuk dan menghimpun kekuatan yang lebih besar lagi dalam pengelolaan lingkungan hidup. Tidak hanya fokus pada sungai saja, komunitas yang kini telah menjadi sebuah yayasan itu juga fokus ke penanganan lingkungan yang lebih besar lagi.

Hingga saat ini, Tukad Bindu terus berbenah menjadi _eco-tourism_ yang semakin lebih baik. Sungai sepanjang kurang lebih 1,8 kilometer yang dulunya kritis kini memiliki fasilitas umum seperti _jogging track_, _camping ground_, _outbond_, tempat _gym_ dan olahraga, ruang meditasi, balai dan panggung budaya, gazebo, kuliner, spot foto, wahana air, pemancingan dan semua itu gratis bagi setiap warga yang ingin berkunjung.

Keberhasilan pengelolaan Tukad Bindu juga memantik perhatian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi besar dunia lainnya. Pada tahun 2018, Presiden _World Bank_ menyempatkan diri mengunjungi Tukad Bindu. Pada tahun yang sama, sebanyak 68 delegasi negara IMF juga diajak untuk melihat dan merasakan nuansa Tukad Bindu.

  • Bagikan
Exit mobile version