SN – Kupang, ibu kota Nusa Tenggara Timur (NTT), kini menjadi pelopor dalam pelaksanaan Program Gizi Nasional yang bertujuan menurunkan angka stunting di Indonesia. Program ini, yang dimulai pada Januari 2025, menyediakan makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah dan diharapkan dapat mempercepat penurunan stunting di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan terbarunya ke SD Katolik St. Yoseph Noelbaki, Kabupaten Kupang, Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, menjelaskan bahwa NTT telah menjadi prioritas dalam pelaksanaan program ini. Sebagai provinsi dengan angka stunting tertinggi kedua di Indonesia, NTT membutuhkan perhatian khusus dalam upaya perbaikan gizi bagi anak-anak.
“Program Gizi Gratis ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat penurunan stunting di NTT dan Indonesia. Melalui pemanfaatan pangan lokal, kita juga akan meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Andriko.
Program Gizi Gratis: Solusi Mengatasi Stunting dan Gizi Buruk
Program Gizi Gratis yang diterapkan di Kupang menyediakan makanan sehat dan bergizi untuk lebih dari 300 siswa di SD Katolik St. Yoseph Noelbaki. Program ini berlangsung sejak 6 Januari 2025 dan ditargetkan untuk berlangsung selama lima hari. Anak-anak mendapatkan makanan yang kaya akan gizi seimbang, beragam, dan aman, yang disiapkan menggunakan bahan pangan lokal dari petani, nelayan, dan peternak setempat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
