Megawati mengakhiri tulisannya dengan peringatan kepada hakim MK, bahwa tidak ada kekuatan yang dapat menghalangi kebenaran dan keadilan, sebagaimana fajar yang selalu menyingsing di ufuk timur.
Ia menekankan bahwa nama-nama para hakim MK akan tercatat dalam sejarah Republik Indonesia, dan berharap mereka akan membuat keputusan yang adil dan bijaksana.
Terkait dengan tulisan Megawati, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyatakan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo.
Bahlil meminta semua pihak untuk menghormati proses sengketa yang masih berjalan di MK dan mengimbau agar tidak ada prasangka atau tuduhan tak berdasar terhadap presiden.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada aturan yang melarang anak presiden untuk maju dalam pemilihan, selama memenuhi persyaratan.
Tulisan Megawati ini telah menarik perhatian banyak pihak, termasuk dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar, Prof. Hamid Awaludin.
Ia menyoroti bahwa tulisan Megawati mencerminkan kegelisahan yang mendalam terkait kondisi demokrasi Indonesia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
