Momen tersebut disambut riuh tepuk tangan para hadirin, termasuk ribuan warga yang memadati area sekitar Monas. Presiden Prabowo tampak tersentuh, menunjukkan bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya ada pada alat utama sistem pertahanan, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan dan pembinaan generasi muda sejak dini.
Dalam pidatonya sebelumnya, Presiden menekankan bahwa Polri harus hadir sebagai pelindung masyarakat yang lemah, dan momen penyerahan bunga oleh Nazhira seolah menjadi perwujudan nyata dari pesan tersebut: Polisi yang dicintai rakyat, dimulai dari yang paling muda.
Hari Bhayangkara ke-79 ini tidak hanya dirayakan dengan defile pasukan dan kendaraan taktis, tetapi juga dengan semangat humanisme, edukasi, dan kedekatan Polri dengan rakyat, yang tergambar jelas dalam interaksi antara Presiden dan sang Polisi Cilik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









