Menurut Nusron, filosofi tersebut sangat relevan diterapkan dalam dunia pemerintahan. Pemerintah harus terus melakukan evaluasi terhadap setiap kebijakan agar kualitas pelayanan publik semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah pemerintahan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga dari kemampuan untuk memperbaiki kekurangan dan merespons kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Karena saya mau beruntung, maka kebijakan-kebijakan saya itu harus lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nusron menilai bahwa keterbukaan terhadap kritik merupakan salah satu syarat utama untuk menghasilkan kebijakan yang adaptif dan responsif. Pemerintah tidak boleh menutup diri terhadap aspirasi masyarakat karena kritik sering kali menjadi sumber informasi penting dalam proses pengambilan keputusan.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian besar dari mahasiswa yang hadir. Forum dialog menjadi ruang diskusi mengenai berbagai isu kebangsaan, pelayanan publik, serta implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan demokrasi modern.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









