Pertemuan Hangat di Istana Merdeka: Presiden Prabowo dan PBNU Sepakati Kerja Sama Pemberdayaan Sosial!

Kontributor : SN Editor: Redaksi
Screenshot 31
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 3 Februari 2025. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan organisasi besar seperti PBNU untuk memastikan bahwa kebijakan dan program-program pemerintah dapat terlaksana dengan efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat langsung kepada rakyat, terutama mereka yang berada di garis kemiskinan.

Asta Cita: Mengawal Gagasan Pemikiran Ulama untuk Masa Depan Indonesia

Salah satu topik utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah kajian Asta Cita, sebuah program yang akan digelar PBNU dalam sarasehan bersama para ulama pada 4 Februari 2025. Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap kajian ini dan langsung memerintahkan untuk mengirimkan paket buku mengenai Asta Cita kepada para peserta sarasehan. Langkah ini, menurut Presiden Prabowo, sangat penting untuk mendalami dan menggali pemikiran-pemikiran ulama yang dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan-kebijakan strategis ke depan.

Pemanfaatan Kekayaan Alam untuk Rakyat

Presiden Prabowo juga menyampaikan gagasan strategis mengenai pengelolaan kekayaan alam Indonesia yang harus dimaksimalkan untuk kepentingan rakyat, terutama bagi mereka yang berada di lapisan paling bawah. “Ada banyak kekayaan yang dimiliki negeri ini yang harus diselamatkan dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat. Dengan pengelolaan yang tepat, kekayaan alam ini harus difokuskan untuk membantu masyarakat yang paling membutuhkan,” ungkap Presiden Prabowo.

  • Bagikan
Exit mobile version