Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo telah mengeluarkan regulasi baru mengenai pengelolaan DHE, yang menekankan pentingnya agar sebagian besar devisa dari hasil ekspor disimpan di dalam negeri. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat likuiditas dolar dalam sistem perbankan nasional, menjaga kestabilan nilai tukar rupiah, serta memperkokoh cadangan devisa negara.
Lebih lanjut, Menteri Prasetyo menyebutkan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin mingguan Presiden bersama jajaran kabinetnya. Pertemuan serupa, kata dia, dilakukan secara berkala untuk mengevaluasi capaian program prioritas, sekaligus membahas langkah-langkah korektif atas berbagai tantangan di lapangan.
“Malam hari ini sebenarnya pertemuan rutin sebagaimana setiap minggu, kadang-kadang hari Sabtu, kadang-kadang hari Minggu. Jadi setiap waktu kosong Bapak Presiden kemudian memanggil para Menteri,” jelas Menteri Pras.
Ritme komunikasi langsung antara Presiden dan para menteri ini menunjukkan gaya kepemimpinan Prabowo yang hands-on dan responsif terhadap dinamika kebijakan. Bagi Presiden, memastikan jalannya roda pemerintahan bukan hanya sekadar tugas administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan rakyat terhadap negara.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
