Bagaimanapun kata dia, Sumatera Utara adalah Provinsi yang daerahnya 80 persen adalah perdesaan dan 20 persen perkotaan. Untuk itu peningkatan perindustrian perkebunan, pertanian dan tanaman pangan menjadi prioritas pembangunan.
“Kita berharap BUMN-BUMN yang ada di Sumatera Utara bisa tumbuh berkembang dengan produktif. Sehingga menghasilkan kesejahteraan dan keuntungan yang menjadi nilai tambah pendapatan negara,” terang Jauli Manalu.
Lewat peran serta masyarakat, Ormas, LSM, Relawan dan Tokoh Masyarakat secara kolektif yang dilibatkan dalam kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Tentunya kata Jauli Manalu, akan terserap aspirasi masyarakat yang diterima baik oleh penentu kebijakan.
Sehingga apa yang menjadi keinginan masyarakat dan pemerintah bisa disatukan dalam program pembangunan nasional dan daerah.
“Kita berharap Propinsi Sumatera Utara lebih maju lagi dan menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu kita bersama-sama mensukseskan program Prabowo-Gibran dalam swasembada pangan, swasembada energi, Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan 3 juta rumah, peningkatan layanan kesehatan, penciptaan lapangan kerja yang luas di desa dan di kota dan program-program lainnya,” pungkas Jauli Manalu penuh optimis. (red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









