“Apalagi yang kurang dari pengurus ini? Ada Pak Sekda sebagai Ketua, pengurus lain melibatkan anggota DPRD, kepala dinas, hingga tokoh sepakbola seperti Pak Anis Mase. Komposisi ini jelas kuat dan berkompeten,” tegas Yosef.
Bagi Yosef, kehadiran figur-figur strategis tersebut menjadi modal besar untuk menata sepakbola dengan lebih profesional. Namun ia menekankan, hanya komitmen yang lahir dari hati yang mampu membawa prestasi.
“Yang hatinya tidak ada di sepakbola jangan pernah mengurusi sepakbola. Karena saya dan Wakil Bupati menuntut prestasi dari kepengurusan ini,” ujarnya penuh tekanan.
Pemerintah Kabupaten Kupang, menurut Yosef, tidak hanya hadir dalam seremoni, tetapi juga akan mendukung penuh pengembangan sepakbola melalui alokasi dana APBD. Meski kondisi ekonomi saat ini sulit, ia menegaskan hal itu bukan alasan untuk berhenti membina talenta muda.
“Kabupaten Kupang pernah menorehkan tinta emas dengan menjuarai Eltari Memorial Cup. Untuk mengulang prestasi itu, kuncinya ada di pengurus kali ini: bagaimana mencari bibit-bibit baru, melakukan regenerasi, dan membina pemain secara bertahap,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
