Etika Framing dalam Pemberitaan Kasus Hukum: Analisis Kritis atas Pemberitaan Sekda Kabupaten Kupang

framing

Penutup

Opini ini tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan pers, melainkan sebagai refleksi akademis agar setiap insan media menegakkan kembali nilai-nilai etik jurnalisme yang berkeadaban. Dalam masyarakat demokratis, pers seharusnya menjadi instrumen pencerahan — bukan alat pembingkaian opini yang menyesatkan publik. Integritas informasi adalah fondasi utama kepercayaan sosial; dan tanpa kejujuran semantik, jurnalisme akan kehilangan esensi moralnya. (Ein)

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Membuat Fisika Dicintai Peserta Didik Melalui Strategi 3M
  • Bagikan