Ketika Murid Tampak Tidak Fokus
Saya pernah mendampingi seorang murid yang mengalami kesulitan berkonsentrasi selama proses pembelajaran. Ketika saya menjelaskan materi di depan kelas, ia justru sibuk dengan berbagai perlengkapan belajarnya.
Pensil dipindahkan. Pulpen digeser. Penghapus dan rautan dimainkan. Buku pun beberapa kali berpindah tempat di atas meja. Aktivitas itu dilakukan berulang-ulang.
Sementara teman-temannya mengikuti pembelajaran, murid tersebut justru semakin tertinggal. Ia tidak sepenuhnya memperhatikan penjelasan, terlambat memahami materi, dan mengalami kesulitan ketika mengerjakan tugas.
Pada awalnya, saya melihat masalah tersebut sebagai persoalan konsentrasi. Namun, saya mencoba tidak terburu-buru memberikan label.
Saya memilih mengamati lebih dekat dan melakukan pendekatan secara individual. Saya ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan membuat murid tersebut merasa aman untuk menunjukkan kesulitannya.
Dari proses tersebut, saya menemukan sesuatu yang cukup penting. Murid tersebut ternyata belum menguasai beberapa konsep dasar yang menjadi prasyarat untuk memahami materi yang sedang dipelajari. Temuan ini mengubah cara saya melihat perilakunya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
