Mengubah Pertanyaan, Mengubah Cara Mengajar
Oleh: Marleni Nappoe, S.Pd., Gr. (Guru SD Inpres Tepas, Kab. TTS)
SNC – Di ruang kelas, perilaku murid sering menjadi bahasa pertama yang dibaca oleh guru. Murid yang duduk tenang dianggap siap belajar. Murid yang aktif bertanya dianggap antusias. Sebaliknya, murid yang sering memainkan alat tulis, menoleh ke sana-kemari, atau tidak memperhatikan penjelasan guru kerap dianggap tidak fokus. Dari situlah penilaian sering kali dimulai. Padahal, perilaku yang tampak belum tentu menggambarkan persoalan yang sebenarnya.
Pengalaman saya sebagai guru kelas V di SD Inpres Tepas, Desa Tupan, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), membuat saya belajar bahwa satu perubahan kecil dalam cara bertanya dapat mengubah cara guru memahami murid.
Awalnya saya bertanya, “Mengapa murid ini tidak fokus?”
Kemudian saya mengubahnya menjadi pertanyaan yang berbeda: “Apa yang belum dipahami murid ini?”
Perubahan pertanyaan tersebut ternyata mengubah cara saya mengajar.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
