Murid tidak hanya melihat angka, tetapi mulai menemukan hubungan antara angka dan dunia yang mereka kenal. Bagi saya, perubahan kecil itu penting. Sebab pendidikan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kadang-kadang, pendidikan yang bermakna justru dimulai ketika seorang guru mampu berkata, “Mari kita belajar dari apa yang ada di sekitar kita.”
Sebelum Rumus, Ada Manusia
Pengalaman mengajar di SMTK Manekat Se’i membuat saya semakin memahami bahwa matematika tidak dapat dipisahkan dari pembentukan karakter dan iman.
Matematika mengajarkan keteraturan, ketelitian, kejujuran terhadap proses, dan keberanian mencari jalan keluar. Nilai-nilai itu juga penting dalam kehidupan. Namun, sebelum semua itu, ada sesuatu yang tidak boleh dilupakan: rasa percaya diri murid.
Seorang murid yang takut salah akan sulit berkembang, sekalipun buku pelajarannya lengkap. Karena itu, saya belajar untuk tidak buru-buru menilai murid hanya dari jawaban yang salah. Kesalahan justru dapat menjadi pintu masuk untuk memahami bagaimana mereka berpikir dan bagian mana yang belum mereka pahami.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








