DI BALIK MURID YANG DIANGGAP MALAS, ADA KISAH YANG BELUM SEMPAT DIDENGAR

Kontributor : Feldian Ristmas Modok Editor: Redaksi
IMG 20261107 174854

DI BALIK MURID YANG DIANGGAP MALAS, ADA KISAH YANG BELUM SEMPAT DIDENGAR

Oleh: Feldian Ristmas Modok, S.Pd. , Gr. (Guru SMTK Pieter Middelkoop Kuatnana – Kab. TTS).

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

SNC – Menjadi seorang guru bukan hanya tentang berdiri di depan kelas, menyampaikan materi pelajaran, memberikan tugas, dan menilai hasil belajar murid. Lebih dari itu, menjadi guru berarti bersedia memahami kehidupan anak-anak yang dipercayakan kepada kita. Sebab, setiap murid datang ke sekolah bukan hanya membawa buku dan alat tulis, tetapi juga membawa cerita, pergumulan, harapan, bahkan persoalan hidup yang mungkin tidak pernah kita ketahui.

Saya adalah seorang guru di SMTK Pieter Middelkoop Kuatnana, sebuah Sekolah Menengah Teologi Kristen yang berlokasi di Desa Tetaf, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sekolah ini berada di bawah naungan Kementerian Agama dan Yayasan Pendidikan Kristen Tois Neno. Sebagai lembaga pendidikan yang setara dengan SMA dan SMK lainnya, SMTK menyelenggarakan pendidikan umum sekaligus pendidikan keagamaan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  OPINI: Mafia Tanah di Pintu Surga Pariwisata
  • Bagikan