DI BALIK MURID YANG DIANGGAP MALAS, ADA KISAH YANG BELUM SEMPAT DIDENGAR

Kontributor : Feldian Ristmas Modok Editor: Redaksi
IMG 20261107 174854

Jangan sampai kita terlalu sibuk menuntut anak untuk berubah, tetapi lupa menyediakan waktu untuk memahami alasan mengapa mereka sulit berubah.

Mari menjadi guru yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga bersedia mendengarkan. Menjadi guru yang tidak hanya mampu memberikan hukuman, tetapi juga mampu memberikan pengertian. Menjadi guru yang tidak hanya mengejar ketuntasan nilai, tetapi juga peduli terhadap pertumbuhan karakter dan kehidupan setiap anak didiknya.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Terkadang satu percakapan yang tulus dapat mengubah cara pandang seorang anak terhadap sekolah, masa depan, bahkan terhadap dirinya sendiri.

Sebelum kita menyebut seorang murid malas, cobalah mendengarkan kisah hidupnya. Sebab, di balik perilaku yang tidak kita pahami, mungkin ada perjuangan yang belum pernah kita ketahui.

Kiranya Tuhan senantiasa memberikan hikmat dan hati yang penuh kasih kepada setiap pendidik, agar kita tidak hanya menjadi pengajar yang mencerdaskan pikiran, tetapi juga menjadi pendidik yang menyentuh hati dan menguatkan kehidupan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Perdana Digelar Terbuka, Empat Paslon Ketua OSIS SMA Negeri Pantola Adu Gagasan
  • Bagikan