Namun, sebagai guru, saya juga menjelaskan bahwa setiap murid memiliki tanggung jawab untuk belajar. Saya harus tetap bersikap adil kepada seluruh murid, sebab setiap anak memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam pendidikan.
Saya tidak ingin membiarkan persoalan pribadinya menjadi alasan untuk mengabaikan pendidikan, tetapi saya juga tidak ingin tuntutan sekolah membuatnya merasa semakin terbebani.
Dalam percakapan itu, saya melihat bahwa ia sebenarnya tidak membenci sekolah ataupun gurunya. Ia menyadari bahwa dirinya memiliki tanggung jawab sebagai seorang murid. Hanya saja, persoalan kehidupan dan tuntutan untuk membantu keluarga membuatnya merasa kesulitan menjalankan semuanya.
Saat itulah saya belajar bahwa terkadang seorang anak tidak membutuhkan teguran yang lebih keras, tetapi membutuhkan seseorang yang bersedia mendengarkannya.
Ketika Kepedulian Menghadirkan Perubahan
Setelah percakapan tersebut, saya berusaha memberikan nasihat, dorongan, dan perhatian kepadanya. Saya mengingatkan bahwa pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk membangun masa depannya. Saya juga memberikan semangat agar ia tidak menyerah pada keadaan yang sedang dihadapinya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








