Menyalakan Lentera Logika di Beranda Negeri

Kontributor : Imanuel Solle Editor: Redaksi
IMG 20261003 125832 1

Menyalakan Lentera Logika di Beranda Negeri

Oleh: Imanuel Yanto Solle (Guru Matematika SMTK Manekat Se’i)

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bagaimana mungkin seorang murid mencintai matematika jika yang ia temui setiap hari hanyalah angka, rumus, dan soal yang terasa jauh dari kehidupannya?

Pertanyaan itu perlahan mengubah cara saya mengajar matematika di SMTK Manekat Se’i.

Pada awal mengajar, saya pernah berdiri di depan kelas, menulis sebuah rumus di papan tulis, lalu menjelaskannya langkah demi langkah. Saya merasa sudah menyampaikan materi dengan benar. Namun, ketika melihat wajah beberapa murid yang masih kebingungan, saya mulai menyadari bahwa menjelaskan materi dengan benar belum tentu membuat murid memahami.

Dari sana saya belajar bahwa persoalan pembelajaran matematika tidak selalu terletak pada kemampuan murid. Kadang-kadang, persoalannya justru ada pada jarak antara apa yang diajarkan dengan dunia yang mereka kenal.

Bagi sebagian murid saya, matematika masih menjadi pelajaran yang menakutkan. Pecahan, aljabar, geometri, dan berbagai rumus terasa seperti bahasa yang asing. Kondisi lingkungan tempat mereka belajar membuat tantangan itu semakin nyata. Keterbatasan buku, alat peraga, akses informasi, dan fasilitas pembelajaran menuntut guru untuk tidak hanya mengandalkan cara-cara yang tersedia di buku.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Makna di Balik Cool Box: Membaca Arah Kebijakan Perikanan Kabupaten Kupang
  • Bagikan