Anna Maria menekankan bahwa kepala sekolah yang baru harus mampu memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kapasitas diri dalam menjalankan tugas, demi kepentingan peserta didik dan kemajuan mutu pendidikan.
Menurutnya, seorang kepala sekolah dituntut menjadi pemimpin pembelajar yang adaptif, inovatif, serta terus melakukan perbaikan, baik dalam pengelolaan sekolah maupun pengembangan kompetensi pribadi, sosial, pedagogik, dan profesional.
Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan data sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan di sekolah. Hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA), kata dia, dapat menjadi acuan dalam menyusun program kerja dan perencanaan anggaran yang tepat sasaran.
Selain aspek akademik, penguatan karakter siswa juga harus menjadi prioritas utama. Dalam hal ini, ia mendorong sekolah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pembentukan karakter, termasuk melalui pembiasaan hidup bersih dan sehat.
“Hal-hal sederhana seperti kebersihan kamar mandi harus menjadi perhatian. Kebersihan adalah bagian dari iman, dan ini harus menjadi budaya di sekolah,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









