Undana-IOM Bangun Ruang HMP Teknik Sipil, Saat Pengungsi dan Mahasiswa Belajar Bersama di Lapangan
KUPANG, SNC – Di tengah isu global mengenai pengungsi yang kerap identik dengan keterbatasan dan ketidakpastian masa depan, Universitas Nusa Cendana (Undana) menghadirkan pendekatan berbeda. Melalui kerja sama dengan Organisasi Internasional untuk Migrasi (International Organization for Migration/IOM), kampus terbesar di Nusa Tenggara Timur itu membuka ruang pembelajaran sekaligus pemberdayaan bagi para pengungsi internasional yang selama ini tinggal di Kota Kupang.
Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam proyek pembangunan ruang Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Teknik Sipil Undana yang mulai dikerjakan sejak dua pekan terakhir. Proyek ini menjadi lebih dari sekadar pembangunan fisik sebuah gedung. Ia menjelma menjadi laboratorium kemanusiaan yang mempertemukan dunia akademik, praktik konstruksi, dan upaya membangun harapan bagi para pengungsi.
Pada Jumat (3/7/2026), Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., meninjau langsung progres pekerjaan yang berlangsung di lingkungan kampus. Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan universitas terhadap program yang dinilai memiliki nilai pendidikan dan kemanusiaan yang kuat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









