“Saya bertanggung jawab di kementerian. Saya akan bertemu Dirjen agar semua guru yang memenuhi syarat 24 jam mengajar ke atas bisa lolos sertifikasi,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh para guru yang hadir. Banyak di antara mereka berharap langkah yang diambil pemerintah daerah dapat membuka jalan bagi penyelesaian masalah yang selama ini mereka hadapi.
Selain membahas persoalan sertifikasi guru PPPK, Yosef Lede juga menyampaikan sejumlah program strategis di sektor pendidikan yang akan dijalankan di Kabupaten Kupang.
Salah satunya adalah pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Teknik Akurasi yang akan dibangun melalui dukungan pemerintah pusat. Menurut Yosef, Kabupaten Kupang menjadi satu-satunya daerah di Nusa Tenggara Timur yang mendapatkan program Sekolah Teknik Akurasi.
Proyek pendidikan tersebut memiliki nilai investasi mencapai Rp250 miliar dan direncanakan akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia pada April tahun mendatang.
Program tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Kupang sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









