Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dari Ancaman Putus Sekolah Hingga Lulus Bersama: Kisah Mengharukan 35 Murid SMP Kristen 2 Banat

Kontributor : L.A Editor: Redaksi
IMG 20260604 174710

Dalam kesempatan tersebut, Micsen juga menyoroti capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang menurutnya masih perlu mendapat perhatian serius. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak.

“Kami membutuhkan dukungan semua pihak agar anak-anak semakin giat belajar. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya sekolah semata,” tambahnya.

Sementara itu, Serma Okri Yandri Bano, Babinsa Desa Ofu dari Koramil 1621-02 Amanuban Tengah, turut memberikan apresiasi kepada para orang tua yang telah berjuang menyekolahkan anak-anak mereka.

Dalam sambutannya, ia mengisahkan pengalaman mendampingi sekolah dalam menangani sejumlah anak yang hampir putus sekolah. Menurutnya, melalui kolaborasi yang baik antara sekolah, orang tua, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan, anak-anak tersebut akhirnya berhasil kembali ke bangku sekolah.

“Ada beberapa anak yang sempat kehilangan arah dan hampir tidak melanjutkan pendidikan. Bersama pihak sekolah dan orang tua, kami berupaya mencari mereka, memberikan pendampingan, dan mengajak mereka kembali bersekolah. Puji Tuhan, hari ini mereka berdiri bersama teman-temannya sebagai lulusan SMP Kristen 2 Banat,” ungkap Serma Okri.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat dan BLT Kesra, Bukti Nyata Komitmen Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat
  • Bagikan