Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sekolah Jebol, Peradaban Ambruk? SMSI Goes to School, Kadis Pendidikan NTT Serukan Zona Nol Kekerasan

Kontributor : Yos Bataona Editor: Redaksi
sekolah-jebol-smsi-goes-to-school

Sei-news.com, Kupang NTT – “Kalau sekolah jebol, kita mau harap dari mana lagi lahirnya peradaban bangsa ini?” Pertanyaan tajam ini dilontarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, S.Sos., M.M., dalam audiensi bersama pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi NTT.

Pertemuan ini menjadi momentum lahirnya kesepahaman strategis antara dunia pendidikan dan media untuk membangun Zona Nol Kekerasan di lingkungan sekolah serta menguatkan peran sekolah sebagai benteng terakhir pembentukan karakter generasi muda.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Audiensi yang digelar dalam rangka menyinergikan program “SMSI Goes to School” ini memunculkan urgensi baru. Di tengah masifnya paparan kekerasan, disinformasi, dan krisis literasi media di kalangan pelajar, sekolah tak lagi cukup hanya menjadi ruang belajar formal. Ia harus menjadi zona aman, ruang peradaban, dan benteng moral.

“Kita tidak hanya bicara literasi, tetapi soal bagaimana melindungi anak-anak dari kekerasan, dari bahaya di balik dinding sekolah, baik yang kasat mata maupun tersembunyi,” tegas Ambrosius.

Baca Juga :  Hironimus Sugi: Literasi Sejak Dini, Kunci Masa Depan Gemilang
  • Bagikan