Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak warga, khususnya ibu rumah tangga, tertarik mengembangkan usaha rumahan berbasis “Biskuit Bose” sebagai peluang ekonomi baru di Desa Mio.
Melalui kegiatan ini, Institut Pendidikan SoE berharap Desa Mio dapat menjadi contoh desa yang mampu mengembangkan potensi pangan lokal secara inovatif dan berkelanjutan. Kampus juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program pengabdian yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
