Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dari Spirit Idul Adha di Undana Menuju Gerakan Sosial dan Ketahanan Pangan untuk NTT

dari-spirit-idul-adha-di-undana-menuju-gerakan-sosial-dan-ketahanan-pangan-untuk-ntt
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri Samuel Bale, S.T., M.Eng., saat menyerahkan daging Qurban

Sebanyak 400 hingga 500 paket daging kurban ditargetkan dapat didistribusikan kepada petugas keamanan kampus, tenaga kebersihan, pengemudi, mahasiswa, serta masyarakat rentan. Pada tahap awal, sebanyak 165 paket telah disalurkan secara langsung.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa kampus tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap komunitas yang menopang aktivitas akademik sehari-hari.

Bagi sebagian mahasiswa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu dan tinggal jauh dari kampung halaman, bantuan tersebut memiliki nilai yang sangat berarti. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, program ini juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian di lingkungan kampus.

Menariknya, pelaksanaan kurban kali ini mulai menerapkan prinsip ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan kantong plastik dalam proses distribusi. Langkah sederhana tersebut menunjukkan kesadaran bahwa kegiatan sosial juga harus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

Dari Daging Kurban ke Inovasi Pencegahan Stunting

Salah satu gagasan yang paling menarik dalam kegiatan ini datang dari Direktur Pascasarjana Undana, Dr. Hamza H. Wulakada, M.Si.

Baca Juga :  Menembus Dinding Individualisme: Peran Bimbingan Konseling Menyalakan Empati Siswa
  • Bagikan