Dalam pemaparannya, Brigjen Kamlasi juga menggarisbawahi tantangan global seperti krisis Covid-19, konflik internasional, serta perubahan geopolitik yang cepat.
“Setiap krisis global seringkali memicu konflik baru. Oleh karena itu, generasi muda harus siap dengan kemampuan teknologi dan literasi digital yang mumpuni untuk menjaga kedaulatan Indonesia,” tegasnya.
Para mahasiswa UKAW yang hadir tampak antusias dan terinspirasi oleh paparan Brigjen Kamlasi. Salah satu mahasiswa, Ines, menyatakan, “Kami sangat termotivasi oleh kuliah umum ini. Brigjen Kamlasi mengingatkan kami tentang pentingnya peran kami dalam mempertahankan negara dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan global.”
Brigjen Kamlasi juga menyoroti pentingnya persatuan dan kerjasama dalam memperkuat ketahanan nasional. “Generasi muda harus bersatu dan bekerja sama untuk menghadapi tantangan. Literasi digital dan kemampuan kritis dalam mengonsumsi informasi sangat penting di era informasi ini,” tuturnya.
Dengan penuh semangat, Brigjen SPK juga menyampaikan pesan kepada anak muda Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya mahasiswa mahasiswi UKAW Kupang bahwa sudah waktunya anak muda untuk bangkit dan berani membuktikan keunggulannya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








