“Pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan pendidikan inklusif yang berkualitas. Pemerintah, sekolah, organisasi masyarakat, komunitas, orang tua, hingga lembaga mitra perlu berjalan bersama agar setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang setara dan bermutu,” ungkap Basilius Bengoteku.
Ia juga mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS yang membangun kemitraan bersama INOVASI melalui kegiatan TOT Pendidikan Inklusif sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas tenaga pendidik dan memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan untuk semua.
Serly M. Lay, selaku PIC Kegiatan TOT Pendidikan Inklusif, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS dalam menyukseskan pelaksanaan Training of Trainers (TOT) Pendidikan Inklusif. Ia juga mengapresiasi antusiasme seluruh pemangku kepentingan pendidikan yang telah mengutus perwakilan dari masing-masing lembaga sebagai peserta kegiatan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









