“Kolaborasi antara Undana, TNI Angkatan Laut, dan masyarakat Oesapa ini sangat penting agar mahasiswa memahami bahwa keberlanjutan lingkungan hidup wajib dilakukan secara lintas sektoral. Melalui penanaman mangrove ini, manfaat pelestarian alam bisa dirasakan langsung oleh masyarakat setempat,” kata Prof. Jefri Bale.
Kegiatan diawali dengan edukasi lingkungan yang disampaikan personel TNI AL mengenai dampak sampah plastik terhadap ekosistem laut. Dalam sesi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai ancaman pencemaran laut, mikroplastik, serta dampaknya terhadap kehidupan biota laut dan kesehatan manusia.
Usai sesi edukasi, ratusan peserta bergerak menyisir kawasan pesisir Oesapa Barat untuk mengumpulkan berbagai jenis sampah yang tersebar di sepanjang garis pantai. Sampah plastik, botol bekas, kemasan makanan, hingga limbah rumah tangga menjadi temuan dominan dalam kegiatan tersebut.
Selain aksi bersih pantai, peserta juga melakukan penanaman bibit mangrove di sejumlah titik yang dinilai mengalami penurunan tutupan vegetasi. Penanaman ini dilakukan sebagai bagian dari upaya rehabilitasi kawasan pesisir yang selama beberapa tahun terakhir menghadapi tekanan akibat aktivitas manusia dan perubahan lingkungan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









